Air jahe telah lama dikenal alasannya kemampuannya dalam menenangkan perut, serta meredakan beberapa penyakit yang terkait dengan udara dingin, menyerupai kembung, batuk, sampai flu. Tetapi, air jahe juga sanggup menjadi “jahat” bagi badan bila dikonsumsi berlebihan.
Menurut Chris Kilham andal pengobatan alternatif The Medicine Hunter, air jahe merupakan salah satu obat yang paling populer untuk menghilangkan sindrom penyakit dingin, menyerupai benar-benar sanggup membunuh rhinovirus yang merupakan penyebab pilek.
Lebih umum lagi, air jahe sudah lama dipakai sebagai pereda rasa mual jawaban kembung atau mabuk.
“Walau begitu, jahe bisa merangsang produksi empedu dan menjadi pemberian pencernaan yang menguntungkan. Tetapi kalau Anda mengonsumsi air jahe tanpa mengonsumsi makanan apapun sebelumnya—perut kosong—dapat menjadikan stimulasi berlebihan pada lambung yang justru menyulitkan pencernaan,” kata Kilham.
“Reaksi ini memang tak selalu terjadi pada semua orang, tetapi hal ini sangat mungkin terjadi, terlebih pada mereka yang mempunyai perut sensitif atau lambung bermasalah.”
Untuk menghindari duduk kasus lambung, Kilham menyarankan untuk mengonsumsi makanan ringan atau makanan sebelum meminum air jahe dan hanya meminum dalam jumlah yang wajar, ialah secangkir air jahe atau teh jahe dalam satu waktu.